OMAR "Umar Bin Khattab" (3 DVD)

OMAR "Umar Bin Khattab" (3 DVD)

Pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin, menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid'ah.

Lebih detail


Rp 90.000 termasuk pajak

Ketersediaan: stock terbatas

Tahun 610 Masehi, Mekkah adalah sumber kekacauan, dengan dominasi kegelapan, perang antar suku, pusatnya beragam Tuhan, kota yang dikuasai dengan suku-suku brutal, singkatnya, kota dimana ketidak-adilan dan kekerasan mendominasi.

Hingga muncullah figur Rasullah Muhammad SAW yang menyebarkan kedamaian dan kebaikan Islam kepada masyarakat Mekkah. Perjuangan Muhammad sungguhlah sulit pada masa itu, ketika harus menghadapi ancaman-ancaman kekuatan-kekuatan animisme dan paganisme. Dimana Muhammad SAW dan para pengikutnya menghadapi diskriminasi bahkan ancaman kematian. Namun karena keyakinannya, perjuangan Muhammad SAW terus berlanjut apapun resikonya.

Singkatnya, hingga akhirnya Umat Nabi Muhammad SAW pada masa itu mengangkat Umar bin Khattab sebagai khalifah untuk menggantikan Abu Bakar yang meninggal dunia. Di kepemimpinan Umar ini lah kejayaan Islam dimulai. Banyak kemajuan yang terjadi melalui kebijakan-kebijakan Umar, dan Umar pun berhasil memperluas pengaruh Islam hingga ke Persia.

Pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin, menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid'ah.

Serial Omar ibn Khattab diproduksi oleh MBC Group jadi 31 Episode dengan lokasi shooting di 2 negara Marroko dan Suriah.
Dengan set yang dibuat mirip dengan keadaan kota Mekkah di abad ke-7.
Serial ini sendiri akan tayang serentak di banyak negara.

Profil Umar Bin Khatab
Umar adalah potret figur yang kuat dalam revolusi Islam pertama yang secara umum merubah wajah Timur Tengah secara keseluruhan.
Umar bin Khattab (586-590 - 644 M) diangkat menjadi Khalifah kedua menggantikan Abu Bakar pada 23 Agustus 634.
Lahir di Mekkah dari Bani Adi salah satu rumpun suku Quraisy. Umar muda disegani dan ditakuti pada masa itu, wataknya keras hingga dapat julukan Singa Padang Pasir.Umar pun muda pun diriwayatkan amat keras dalam membela agama tradisional bangsa Arab yang pada saat itu menyembah berhala.

Kepemimpinan Umar adalah awal kejayaan Islam, di masa Umar lah Islam memperluas pengaruhnya hingga ke Persia. Umar juga mendapat gelar dari Rasullulah Muhammad SAW sebagai Al-Farouq (pembeda antara kebenaran dan kebatilan).

Umar disegani dan ditakuti musuhnya karena ketegasannya, dicintai rakyatnya karena kelembutan dan kesedarhanaannya.
Seorang pemimpin ideal panutan umat.

Umar tumbuh di masa Rasullulah Muhammad SAW hidup. Dalam masa perjuangan Rasul Muhammad menyebarkan Islam, Umar menjadi salah satu figur yang amat sangat membenci Muhammad. Diriwayatkan pada suatu saat, Umar berniat membunuh Rasul Muhammad SAW. Saat dalam perjalanan mencari Rasul, Umar bertemu dengan seorang muslim Nu'aim bin Abdulah yang kemudian memberi tahu bahwa saudara perempuan Umar telah memeluk Islam. Umar pun murka mendengar hal tersebut, ia pun pergi ke rumah adiknya, Fatimah.

Ketika Umar datang, Fatimah sedang belajar Al-Quran bersama Khabbab bin Art. Umar murka dan bertanya :

“Suara apakah yang tadi saya dengar dari kalian?”,
“Tidak ada suara apa-apa kecuali obrolan kami berdua saja”, jawab mereka
“Pasti kalian telah murtad”, kata Umar dengan geram
“Wahai Umar, bagaimana pendapatmu jika kebenaran bukan berada pada agamamu ?”, jawab ipar Umar.

Mendengar jawaban tersebut, Umar langsung menendangnya dengan keras hingga jatuh dan berdarah. Fatimah segera memba-ngunkan suaminya yang berlumuran darah, namun Fatimah pun ditampar dengan keras hingga wajahnya berdarah, maka berkata-lah Fatimah kepada Umar dengan penuh amarah:

“Wahai Umar, jika kebenaran bukan terdapat pada agamamu, maka aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah”

Melihat keadaan saudara perempuannya dalam keadaan ber-darah, timbul penyesalan dan rasa malu di hati Umar. Lalu dia meminta lembaran al-Quran tersebut. Namun Fatimah menolaknya seraya mengatakan bahwa Umar najis, dan al-Quran tidak boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang telah bersuci. Fatimah memerintahkan Umar untuk mandi jika ingin menyentuh mushaf tersebut dan Umar pun menurutinya.

Banting Harga

Tdk ada Barang Banting Harga

User Online

User Online: 1
Today Accessed: 191
Total Accessed: 47864
Your IP: 54.90.207.75
hit counter code free counters
Free counters